Asal Usul Nama Mojokerto

URL Cerital Digital: https://solopos.espos.id/asal-usul-asale-desa-mojokerto-dari-pohon-maja-dan-kerta-raharja-635345#:~:text=Menurutnya%2C%20kata%20%E2%80%9Ckawis%E2%80%9D%20berasal%20dari%20bahasa%20Jawa,berasal%20dari%20%E2%80%9Ckerta%20raharja%E2%80%9D%20yang%20bermakna%20tenteram

Di sebuah sudut Mojokerto yang kini ramai oleh kehidupan modern, tersimpan kisah lama tentang sebuah desa yang namanya lahir dari pohon sederhana tetapi penuh makna, yaitu pohon maja. Menurut penuturan Sugino, seorang sesepuh berusia enam puluh empat tahun yang kini menjabat sebagai Kaur Pemerintahan Desa Mojokerto, kata maja menjadi unsur penting dalam nama wilayah ini. Pohon maja pernah tumbuh subur di tanah desa dan menjadi penanda alam yang kemudian mengilhami nama Mojokerto. Bagian kedua dari nama itu, yaitu kerto, berasal dari istilah kerta raharja yang berarti tenteram dan sejahtera. Pada akhirnya, Mojokerto dapat dimaknai sebagai tempat pohon maja tumbuh dengan damai.

Namun, perjalanan menuju ketenteraman itu tidak selalu mudah. Pada masa kepemimpinan Darmo Wiyoto pada tahun tujuh puluhan, desa ini pernah mengalami berbagai persoalan berat. Masyarakat hidup dalam keterbatasan, menghadapi kekurangan pangan dan pendapatan yang rendah. Sengketa tanah dan masalah internal sering terjadi sehingga suasana desa jauh dari makna tenteram yang diharapkan. Meskipun demikian, warga tetap bertahan dengan kerja keras dan rasa kebersamaan yang tinggi.

Keadaan desa mulai berubah ketika kepemimpinan beralih pada tahun delapan puluhan. Di masa itu, pembangunan perlahan berjalan dan masyarakat mulai merasakan peningkatan kenyamanan hidup. Sumber penghidupan semakin membaik dan berbagai sengketa dapat diselesaikan secara bijaksana. Perlahan tetapi pasti, Mojokerto mulai mencerminkan arti namanya sebagai tempat yang tenteram. Pohon maja yang dahulu dianggap biasa saja kemudian menjadi simbol ketahanan masyarakat melewati masa sulit.

Nilai luhur pohon maja juga tercermin dari manfaat buahnya. Buah maja dikenal memiliki kandungan antioksidan, serat, vitamin A, C, dan riboflavin yang baik bagi tubuh. Khasiat buah ini dipercaya membantu menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta melindungi sel dari kerusakan radikal bebas. Di beberapa tempat, buah maja bahkan digunakan untuk membantu meredakan masalah kesehatan seperti diare, sembelit, hingga gangguan jantung. Buah ini dapat dikonsumsi langsung, dijadikan jus, atau diolah menjadi selai dan suplemen.

Dengan sejarah yang lahir dari alam dan perjuangan masyarakatnya, Mojokerto menjadi lebih dari sekadar nama daerah. Ia mencerminkan hubungan harmonis antara lingkungan dan manusia yang menghuninya. Pohon maja sebagai inspirasi nama wilayah ini bukan hanya simbol ketenteraman, tetapi juga lambang ketahanan dan keberkahan. Hingga kini, nilai itu tetap hidup dalam ingatan dan kehidupan warganya, menjadikan Mojokerto tempat yang kaya cerita sekaligus kaya makna.

Bagikan Cerita Rakyat

Artikel Terbaru

Ingin Berkontribusi?

Mari bersama melestarikan warisan Nusantara melalui cerita, data, dan kolaborasi.