Desa Setono Gedong Kediri

URL Cerital Digital: https://kel-setonogedong.kedirikota.go.id/

Di sudut kota Kediri, berdiri Desa Setono Gedong sebuah wilayah yang menyimpan jejak panjang perjalanan spiritual dan budaya masyarakatnya. Dahulu, sebelum masa berkembangnya Islam di Kediri, Setono Gedong merupakan tempat suci bagi penganut kepercayaan lama. Hal ini dibuktikan oleh keberadaan situs-situs arca yang masih ditemukan di sekitar wilayah desa, menjadi saksi bisu masa ketika tempat ini dijadikan lokasi pemujaan dan peribadatan kepada dewa-dewi.

Namun, seiring datangnya ajaran Islam yang mulai menyebar di Kediri, Setono Gedong mengalami perubahan besar dalam perannya. Dari tempat pemujaan kuno, wilayah ini kemudian menjadi pusat dakwah dan penyebaran agama Islam. Masjid Setono Gedong dibangun sebagai lambang transformasi spiritual masyarakatnya, dan hingga kini masjid tersebut masih berdiri tegak menjadi salah satu situs bersejarah di kota Kediri.

Di sekitar masjid juga terdapat makam tokoh penyebar agama Islam yang sangat dihormati. Keberadaan makam ini menjadi titik ziarah dan pusat kegiatan keagamaan, di mana masyarakat datang untuk berdoa sekaligus mengenang jasa para leluhur yang telah membawa nilai-nilai Islam ke tanah Kediri.

Selain nilai sejarah dan keagamaan yang kuat, wilayah Setono Gedong juga dikenal memiliki sumber air yang menjadi tumpuan kehidupan warganya. Air yang mengalir dari tanah ini dipercaya membawa kesejukan dan keberkahan. Sumber air tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari, mulai dari memasak, mencuci, hingga pengairan taman dan halaman rumah.

Keberadaan sumber air ini menjadikan Setono Gedong bukan hanya tempat suci secara spiritual, tetapi juga simbol kesejahteraan dan kehidupan. Bagi masyarakat sekitar, air yang jernih dan tidak pernah surut itu dianggap sebagai anugerah Tuhan yang menjaga keseimbangan antara kehidupan lahir dan batin.

Kini, Setono Gedong menjadi kawasan yang memadukan warisan sejarah, nilai religius, dan sumber daya alam yang penting bagi masyarakat. Dari masa ke masa, tempat ini terus dijaga, dihormati, dan dimaknai sebagai ruang hidup yang mengalirkan kesejahteraan baik dari airnya, maupun dari nilai-nilai yang diwariskan oleh para leluhur.

Bagikan Cerita Rakyat

Artikel Terbaru

Ingin Berkontribusi?

Mari bersama melestarikan warisan Nusantara melalui cerita, data, dan kolaborasi.